Analisis Rendahnya Pilar Pasar Produk dan Sistem Keuangandalam IDSD Kabupaten Kudus
Keywords:
Daya Saing Daerah, IDSD, Pasar Produk, Sistem KeuanganAbstract
Kabupaten Kudus pada tahun 2025 mencatat nilai IDSD sebesar 3,61, namun menunjukkan ketimpangan antar pilar, khususnya pada Pilar 7 (Pasar Produk) dan Pilar 9 (Sistem Keuangan). Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor struktural penyebab rendahnya capaian kedua pilar tersebut. Pendekatan deskriptif digunakan dengan memanfaatkan data sekunder IDSD dan PDRB Kabupaten Kudus. Analisis indikator IDSD dipadukan dengan interpretasi struktur ekonomi daerah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dominasi sektor industri manufaktur, lemahnya sektor jasa, serta belum berkembangnya ekonomi kreatif menurunkan tingkat persaingan pasar. Selain itu, keterbatasan akses pembiayaan, rendahnya pemanfaatan KUR, serta minimnya literasi keuangan dan asuransi memperlemah sistem keuangan daerah. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sektor jasa, digitalisasi UMKM, dan peningkatan inklusi keuangan untuk memperkuat daya saing daerah secara berkelanjutan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ekspos

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


