Faktor dan Strategi Penanganan Tingkat Pengangguran Terbuka
Keywords:
Ketenagakerjaan, Pasar Tenaga Kerja, Pembangunan Ekonomi Daerah, Pengangguran TerbukaAbstract
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) merupakan indikator penting dalam menilai kinerja pasar tenaga kerja dan efektivitas pembangunan ekonomi daerah. Pada tahun 2025, TPT Kabupaten Kudus mengalami peningkatan dari 3,19 persen pada tahun 2024 menjadi 3,23 persen. Meskipun kenaikannya relatif kecil, kondisi ini mencerminkan adanya permasalahan struktural yang perlu dianalisis secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab peningkatan TPT di Kabupaten Kudus serta merumuskan strategi penanganannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik, dokumen perencanaan daerah, dan kajian literatur terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan TPT dipengaruhi oleh pelemahan pertumbuhan sektor industri pengolahan, pergeseran struktur lapangan usaha ke sektor yang bersifat musiman, kesenjangan keterampilan tenaga kerja, lemahnya perencanaan dan sistem informasi pasar kerja, serta faktor musiman seperti siklus produksi industri dan masuknya lulusan baru ke pasar kerja. Berdasarkan temuan tersebut, strategi penanganan pengangguran terbuka perlu diarahkan pada penguatan daya serap sektor industri, peningkatan kualitas dan relevansi keterampilan tenaga kerja, perbaikan tata kelola ketenagakerjaan, serta pengembangan alternatif lapangan kerja melalui UMKM dan ekonomi lokal. Pendekatan terintegrasi ini diharapkan mampu menurunkan TPT secara berkelanjutan dan memperkuat ketahanan pasar tenaga kerja daerah
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ekspos

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


